SISTEM EKRESI

Detefikasi : proses pengeluaran sisa2 pencernaan dalam bentuk padat melalui anus.
Ekresi : proses pengeluaran sisa metabolisme yg tidak di perlukan oleh tubuh dikeluarkan dlm bntk gas & cair.
Sekresi : proses pengeluaran zat yg msh diperlukan tubuh oleh suatu kelenjar, misal hormon atau enzim.

STRUKTUR & FUNGSI ALAT-ALAT EKRESI

Paru-paru: selain organ respirasi, juga organ ekresi coz berfungsi mengeluarkan gas CO2 & H2O dlm bentuk uap air. CO2 dlm darah sebagian besar terlarut dalam bentuk ion bikarbonat (HCO3-), sedangkan sisanya terikat oleh Hb & larut dalam plasma darah.

Kulit : organ trluar tubuh yg berperan dlm mempertahankan suhu tubuh, melindungi jaringan di bawahnya, tempat sintensis vitamin D, sebagai alat indra, melindungi tubuh dr kuman, dehirasi, & radiadsi ultra violet. Sebagai organ sekresi: mengekresikan garam, dan senyawa organic. Kulit tersusun atas, lapisan epidermis, terdiri dari lapisan stratum korneum (klt terluar yg cepat mengelupas).Stratum lusidum (kulit mati, jernih tdk berinti berada di kulit tebal).stratum granulosum (lapisan pipih berisi granula mengandung keratohialin).stratum spinosum (lapisan sel2 berbetuk poliherdal, tersusun rapat, permkaan seperti duri). Stratum germinativum/Stratum basale (tersusun atas selapis sel kubus, aktif membelah &pembentuk lpsn baru) dalam sel ini terdapat sel2 melanosit yg menghasilkan enzim melanin, dan sel2 kertinosit menghasilkan enzim keratin. Pada lpsn dermis terdapat akar rmbut, kelenjar minyak(grandula sebacea) berfungsi untuk menghasilkan minyak & bakterisida yg dpt membunuh bktr di klt kpla, pmblh darah, ujung2 saraf, dan kelenjar keringat(grandula sudorifera)berfungsi untuk mengeluarkan kerngat sbg sisa metabolisme. Aktifitasnya diatur oleh hipotalamus & enzim brandikinin yg kerjanya diransang oleh perbhn suhu tbh.

Hati: keljr terbsar dlm tubuh,berda di bwh difragma & menempati sebagian rongga perut, diseliputi oleh jaringan ikat penguat disebut kapsula glison, terdapat jg pmblh darah arteri, vena, saluran empedu, mendpt pasokan dr arteri hepatica & vena porta hepatica. Hati trmsk organ ekresi karena menghasilkan cairan empedu yg merupakan cairan hsl perombakan sel2 darah merahyg sdh tua, cairan ini trsusun atas air, garam2 empedu, kolesterol, beberapa ion, dan zat warna empedu. Proses terbentuknya sel2 drh merah tua dirombak dlm hati disebut histiosit, hasilnya difagositosis, sementar Hb dicairkan jadi heme/hemin & globin. Dihati hemin akan diuraikan menjadi biliverdin & zat besi, biliverdin diubah menjadi bilirubin yg merupakan zat warna empedu(kehijauan), sebagian bilirubin terikat oleh albumin darh & diekresikan lngsng melalui ginjal, sebagian lg diekresikan oleh hati ke kantung empedu untk dialirkan menuju keusus halus yg teroksidasi mnjd urobilin(berwarna kuning kecoklatan), sebagian urobilin akan msk keperedarn darah, sisanya akan keluar bersama feses krn itu feses kita berwarna kuning kecoklatan. Sedangkan zat besi disimpan untuk digunakan ataupun dikeluarkan saat menstruasi, luka dll. Sementara itu, globin akan menjadi asam amino bebas.

Ginjal: organ ekresi utama manusia krn berfungsi dalam mengekresikan zat buangan, mengtur jumlh air dan plasma dlm tubuh, menjaga tekanan osmosik, mengatur pH plasma dan cairan tubuh. Ginjal disebut jg organ osmoregulator krn berperan utama dlm proses osmoregulasi (proses pengendalian komposisi cairan tubuh sehingga tubuh dapat menjalakan fungsi fisiologisme dgn optimal. Struktur ginjal : sepasang ginjal yg terletak diruas2 tulang belakang bagian pinggang, seperti kacang merah. Disetiap ginjal keluar saluran urine (ureter) bermuara kekantong kemih (vesika urinaria) saluran pelepasan urine disebut uretra. Disetiap ginjal terdapat sekitar 1,25 juta nefron (unit structural & fungsional terkecil pd ginjal. Setiap nefron terdiri atas sebuah badan malpighi(tersusun atas kumpulan pembuluh darah kapiler(glomelurus) & kapsul bowman) dan tubulus(terbagi menjadi 3 bagian: tubulus kontortus proksimal,lengkung henle & tubulus kontortus distal). Setiap nefron bermuar ke tubulus kolektivus yg terdapat dlm lpsn ginjal/medula dinamakan pelvis renalis.


PROSES PEMBENTUKAN URINE

Terjadi dibagian nefron, berlangsung melalui 3 tahap ;
1. filtrasi yaitu proses penyaringan darah yg berasal dari arteriol, terjadi di glomerulus hasilnya dinamakan urine primer/filtrat glomerulus yg mengisi kapsul bowman dan masuk ke tubulus kontortus proksimal;

2. reabsorpsi yaitu proses penyerapan kembali zat2 hasil filtrasi yang msih diperlukan tubuh misalnya vitamin, glukosa & asam amino. Dimulai dari tubulus kontortus proksimal, reabdorpsi dilakukan oleh dinding usus secara difusi & transfor aktif. Dinamakan reabsorpsi obligat, dimana 80% air diserap kmbl di tubulus ini. Filtrat yg keluar dinamakan urine sekunder/filtrat tubulus. Lalu masuk melewati lengkung henle desenden(turun) terjadi reabsorpsi 6% air dan lengkung henle asenden(naik) terjadi reabsorosi Na+ & Cl-. Akhirnya msk ke tubulus kontortus distal, terjadi penambahan & pengurangan filtrat. Reabsorpsi Na+, Ca2+ & air dikontrol oleh hormon antideuretik(ADH), reabsorbsi ini dinamakan reabsorpsi fakultatif coz reabsorpsinya disesuikan dgn kebutuhan.

3. augmentasi/sekresi beberapa zat dr darah dikapiler ke filtrat berupa ion K+, PO3-, keratin, obat2an & senyawa toksik terjadi di tubulus kontortus distal, lalu mengalir ke duktus kolektifus akan terjadi reabsorpsi air dan ion Na+ dipengaruhi oleh ADH & aldesteron dan augmentasi ion K+ dan ion bikarbonat. Kemudian urine diampung di katung kemih, daya tampungnya 300 cc, tekanan ke dinding katung menyababkan ingin buang air kencing.


FAKTOR VOLUME DAN KOMPOSISI URINE

Jumlah air yang diminum, jumlah glukosa & garam yang dikeluarkan, suhu lingkungan, dan keadaan ADH. Rendahnya sekresi ADH akibat penyakit tumor menyebabkan hancurnya kemampuan ginjal menampung air


FUNGSI GINJAL DLM OSMOREGULASI

Homeastatis :keadan normal agar suatu makhluk hidup dpt bertahan nidup trhdp lingkungan yg senantiasa berubah.
Osmoregulasi : mekanisme keseluruhan yg digunakan oleh MH untuk mengendalikanair & zat terlarut yg terdapat di dlm tubuhnya. Peranan osmoregulasi dan ekresi antara lain mengeluarkan & membuang zat sisa metabolisme(waste product), mencegah adanya ganguan aktifitas metabolic dlm tdh dgn cara mengekresikan zat buangan, mengendalikan kandunagn ion dalam cairan tbh, mengatur jmlh air dlm cairan tbh, mengatur kadar ion H+/pH cairan tbh. Keseimbangan cairan dan elektrolit tbh diatur oleh 3 hormon : hormon antideuretik(dihslkan oleh sel2 kusus pd hipofisis posteriol dinamakan osmoreseptor yg peka terhadap perubahan osmotik darah. Hormon aldosteron(dihslkan oleh kelenjar korteks adrenal, berfungsi mengatur jmlh Na+ yg diserap dan K+ yg dilepaskan tubulus di ginjal). Peptida natriuretik(dilepaskan oleh jantung akibat meningkatnya tekanan dan volume darah berfungsi untuk menghambat sekresi ADH & aldesteron sehingga tidak terjadi penyerapan air & elektrolit di tubulus ginjal dlm jmlh yg bnyk.


Sistem ekresi pd invertebrata

Contoh planaria : berupa saluran yg menjalin2 membentuk rangkaian yg dosebut nefrida. Pada cacing tanah, neridianya lebih komsplek pd setiap segmen terdapat 2 nefridia yg mengandung silia dgn ujung terbuka disebut nefrostom. Kompleks nefridia diselaputi oleh kapiler darah, hal ini memungkinkan terjadinya reabsorpsi senyawa2 dalam urine yg diperlukan tubuh. Urine akan disimpan dlm bladder dan dikeluarkan melalui lubang pangkal nefridium yg disebut nefridiofor. Pada belalang ; saluran malpighi mengeluarkan air bersama sampah nitrogen yg terkandung didalamnya. Air dan K+ diserap rectum hasilnya dlm bentuk asam urat.


TEKNOLOGI YG BERHUBUNGAN DGN SISTEM EKRESI;
1. Hemodialisi atau cuci darah, digunakan untuk mengatur komposisi darah dgn mesin dialysis, prosesnya melibatkan difusi pasif melewati suatu membran selektif permeable
2. Transplantasi ginjal atau congkok ginjal merupakan suatu cara untuk menempatkan ginjal baru yg sehat dr donor kedlm penderita gagal ginjal. 3 hal penting dlm transplatasi ginjal: persipan medis; kelengkapan medis dan peralatan medis, pemeriksaan tekana darah, golongan darah dan Faktor kesesuaian dlm darah. Pelaksanaan oprasi, dan penanganan pasca operasi; mencegah infeksi dan penolakan atas kehadirn ginjal baru
3. Holmium laser; untuk menghancurkan batu ginjal


KELAINAN PD SISTEM EKRESI

Glomerulonefritis; radang pd bagian korteks ginjal khususnya glomerulus, disebabkan krn bakteri Steptrocoecus sp dan virus
Polisistik; penyakit keturunan berupa pembengkakan nefron
Gagal ginjal; ketidakmampuan ginjal memerankan fungsinya sebagai organ sekresi
Nefrolitiasis; tersembatnya saluran urine oloh adanya batu ginjal (calculi)yg terbentuk krn endapan kalsium, magnesium, dan kristal2 asam urat
Kanker kantung kemih; kanker yg disebabkan senyawa kimia, senyawa rokok dan yg dikeluarkan industri karet, menyerang usia 60-70 th
Pielonefritis; radang pd daerah korteks dan medula ginjal karena infeksi bakteri
Diuresis; meningkatnya ekresi urine krn kehadiran senyawa yg bersifat diuretic(kimia) dlm ginjal, cotoh; alcohol, kafein, dan furosemida(lasix)
Diabetes insipidus; suatu keadaan yg ditandai dgn kencing terus menerus coz kurangnya ADH dlm darah
Diabetes mellitus or kencing manis; penyakit yg disebabkan oleh kurangnya hormon insulin sehingga urine banyak mengandung glukosa
Nefroptosis(ginjal terapung, floating kidney); kelainan dimana posisi ginjal lebih rendah drpd seharusnya, biasenya menimpa supir truk, pengendara motor dan penunggang kuda.
Oliguria dan anuria; kelainan berupa sedikitnya produksi urine
Azotemia dan uremia; kelainan berupa fungsi konsentrasi urine dalam darah
10 cara menghindari kanker; berhenti merokok, menghindari sinar MH yg berlebih, mengurangi konsumsi lemak, banyak makan berserat, kurangi makanan yg diasap/dibakar/diawetkan, makan makanan yg banyak vitamin A & C, mengkonsusi sayuran, no alcohol, periksa teratur dan hidup sehat.
Asam urat; sisa metabolisme zat2 purin dlm makanan contohnya dlm; otak, paru2, usus, jantung, daging, ikan laut, kacang-kacangan dan emping.

SUMBER : DARI BERBAGAI SUMBER

0 komentar:

Poskan Komentar

isi komentar anda yang sopan dan jujur ya!!!!