Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Hancurkan Demokrasi!!!

"Demokrasi Sistem Kufur!!! Haram Mengambilnya, menerapkannya dan menyebarluaskannya.". adalah salah satu judul buku yang ditulis oleh Syekh Abdul Qadim Zallum salah seorang politikus ulung dan juga seorang ulama yang faqih dalam bidang syari'ah.

Demokrasi adalah suatu sistem buatan manusia yang saat ini diadopsi oleh hampir semua negara di dunia. yang mana demokrasi adalah sistem kufur. sistem yang dilandaskan bahwa kedaulatan ditangan rakyat. dengan slogan "dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat". 

Demokrasi sangat bertentangan sekali dengan Islam. ini berdasar pada bukti sangat jelas. bodoh orang yang tidak mau menerima islam, malah mau saja menerapkan sistem yang kufur ini (Demokrasi). 

Dalam bukunya, syekh abdul qadim zallum menerangkan pertentangan demokrasi dengan Islam secara gamblang. beliau menguraikan kontradiksi demokrasi dengan islam. diantaranya :
.

(1). Sumber Kemunculan
Sumber kemunculan demokrasi adalah manusia. Dalam demokrasi, yang menjadi pemutus (al haakim) untuk memberikan penilaian terpuji atau tercelanya benda yang digunakan manusia dan perbuatan-perbuatannya, adalah akal. Para pencetus demokrasi adalah para filosof dan pemikir di Eropa, yang muncul tatkala berlangsung pertarungan sengit antara para kaisar dan raja di Eropa dengan rakyat mereka. Dengan demikian, jelas bahwa demokrasi adalah buatan manusia, dan bahwa pemutus segala sesuatu adalah akal manusia.
Sedangkan Islam sangat bertolak belakang dengan demokrasi dalam hal ini. Islam berasal dari Allah, yang telah diwahyukan-Nya kepada rasul-Nya Muhammad bin Abdullah SAW. Dalam hal ini Allah SWT berfirman :
وَ مَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوْحَى
“Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut hawa nafsunya, ucapannya itu tiada lain hanya berupa wahyu yang diwahyukan.” (QS. An-Najm : 3-4)
(2). Aqidah
Adapun aqidah yang melahirkan ide demokrasi, adalah aqidah pemisahan agama dari kehidupan dan negara (sekularisme). Aqidah ini dibangun di atas prinsip jalan tengah (kompromi) antara para rohaniwan Kristen –yang diperalat oleh para raja dan kaisar dan dijadikan perisai untuk mengeksploitir dan menzhalimi rakyat atas nama agama, serta menghendaki agar segala urusan tunduk di bawah peraturan agama– dengan para filosof dan pemikir yang mengingkari eksistensi agama dan menolak otoritas para rohaniwan.
Aqidah ini tidak mengingkari eksistensi agama, tetapi hanya menghapuskan perannya untuk mengatur kehidupan bernegara. Dengan sendirinya konsekuensi aqidah ini ialah memberikan kewenangan kepada manusia untuk membuat peraturan hidupnya sendiri.
Sedangkan Islam, sangatlah berbeda dengan Barat dalam hal aqidahnya. Islam dibangun di atas landasan Aqidah Islamiyah, yang mewajibkan pelaksanaan perintah dan larangan Allah –yakni hukum-hukum syara’ yang lahir dari Aqidah Islamiyah– dalam seluruh urusan kehidupan dan kenegaraan. Aqidah ini menerangkan bahwa manusia tidak berhak membuat peraturan hidupnya sendiri. Manusia hanya berkewajiban menjalani kehidupan menurut peraturan yang ditetapkan Allah SWT untuk manusia.
(3). Pandangan Tentang Kedaulatan dan Kekuasaan
Demokrasi menetapkan bahwa rakyatlah yang memiliki dan melaksanakan kehendaknya, bukan para raja dan kaisar. Rakyatlah yang menjalankan kehendaknya sendiri.
Berdasarkan prinsip bahwa rakyat adalah pemilik kedaulatan, pemilik dan pelaksana kehendak, maka rakyat berhak membuat hukum yang merupakan ungkapan dari pelaksanaan kehendak rakyat dan ungkapan kehendak umum dari mayoritas rakyat. Rakyat membuat hukum melalui para wakilnya yang mereka pilih untuk membuat hukum sebagai wakil rakyat. Kekuasaan juga bersumber dari rakyat, baik kekuasaan legislatif, eksekutif, maupun yudikatif.
Sementara itu, Islam menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan syara’, bukan di tangan umat. Sebab, Allah SWT sajalah yang layak bertindak sebagai Musyarri’ (pembuat hukum). Umat secara keseluruhan tidak berhak membuat hukum, walau pun hanya satu hukum. Allah SWT berfirman :
إِنِ الحُكْمُ إلاّ للهِ
“Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah.” (QS. Al An’aam: 57)
Dalam hal kekuasaan, Islam menetapkan bahwa kekuasaan itu ada di tangan umat Islam. Artinya, bahwa umat memiliki hak memilih penguasa, agar penguasa itu dapat menegakkan pelaksanaan perintah dan larangan Allah atas umat.
Prinsip ini diambil dari hadits-hadits mengenai bai’at, yang menetapkan adanya hak mengangkat Khalifah di tangan kaum muslimin dengan jalan bai’at untuk mengamalkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya. Rasulullah saw bersabda :
مَنْ مَاتَ وَ لَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيَّةً
“Barangsiapa mati sedang di lehernya tak ada bai’at (kepada Khalifah) maka dia mati jahiliyah.” (HR. Muslim)
(4). Prinsip Mayoritas
Demokrasi memutuskan segala sesuatunya berdasarkan suara terbanyak (mayoritas). Sedang dalam Islam, tidaklah demikian. Rinsiannya adalah sebagai berikut :
(1) Untuk masalah yang berkaitan dengan hukum syara’, yang menjadi kriteria adalah kekuatan dalil, bukan mayoritas. Dalilnya adalah peristiwa pada Perjanjian Hudaibiyah.
(2) Untuk masalah yang menyangkut keahlian, kriterianya adalah ketepatan atau kebenarannya, bukan suara mayoritas. Peristiwa pada perang Badar merupakan dalil untuk ini.
(3) Sedang untuk masalah teknis yang langsung berhubungan dengan amal (tidak memerlukan keahlian), kriterianya adalah suara mayoritas. Peristiwa pada Perang Uhud menjadi dalilnya.
(5). Kebebasan
Dalam demokrasi dikenal ada empat kebebasan, yaitu:
a. Kebebasan beragama (freedom of religion)
b. Kebebasan berpendapat (fredom of speech)
c. Kebebasan kepemilikan (freedom of ownership)
d. Kebebasan bertingkah laku (personal freedom)
Ini bertentangan dengan Islam, sebab dalam Islam seorang muslim wajib terikat dengan hukum syara’ dalam segala perbuatannya. Tidak bisa bebas dan seenaknya. Terikat dengan hukum syara’ bagi seorang muslim adalah wajib dan sekaligus merupakan pertanda adanya iman padanya. Allah SWT berfirman :
فَلاَ وَ رَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ
“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muham- mad) hakim (pemutus) terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An Nisaa’: 65)

Karena itulah, Mari Kita Buang jauh demokrasi, kubur dalam-dalam. karena sesungguhnya demokrasi bukan dari islam, bahkan bertentangan. sekarang saatnya Islam kembali bangkit untuk menguasai peradaban Dunia. dengan tegaknya Syariah & khilafah. Allahuakbar!!

baca selengkapnya..

tegakkan kebenaran

Photobucket


DemokraZi.....
TEgakkan keadilan Setegak-tegaknya
jangan setengah-setengah pimpin rakyat
harus berani berkorban demi rakyat
harus berani menegakkan al-Quran dan As-sunnah
Tegakkan kebenaran dimuka bumi

baca selengkapnya..

Kampanye capres-cawapres dimulai

Kampanye Pilpres 2009 dimulai secara resmi pada hari Selasa 2 Juni 2009 dengan tiga pasang Capres-Cawapres, yaitu pasangan Mega-Prabowo, pasangan SBY-Boediono dan pasangan JK-Wiranto. Mereaka mulai saat itu harus mengadu keunggulan Strategi dan Taktik mereka masing-masing agar dapat memenangkan Pemilu 2009.

Tim Kampanye Pasangan SBY-Boediono mentargetkan menang pada putaran pertama dengan meraup lebih dari 100 jura suara atau lebih dari 56%. total pemilih. Suara sebanyak itu diperoleh dari suara anggota 23 Parpol pendukung pasangan SBY-Boediono, ditambah dengan suara-suara para pendukung Parpol Non-koalisi, demikian diungkapkan oleh Rizal Mallarangeng, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan SBY-Boediono. Tim ini menawarkan Tema Kampanye “Berikan Bukti, Bukan Janji” dan Tagline Kampanye: “Lanjutkan!” karena sebagian besar Program Aksi yang ditawarkan untuk lima tahun mendatang merupakan kelanjutan program yang saat ini sedang dijalankan Pemerintah.

Strategi Utama Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto mengikuti apa yang telah dilakukan oleh pasangan SBY-Boediono dan Mega-Prabowo. “Kalau Capres-Cawapres lain ke pesantren, maka kami akan ke pesantren juga, kalau perlu dan memungkinkan ke pesantren yang sama. Rakyat harus mengalami pengenalan yang sama atas Capres dan Cawapres mereka”, demikian diungkapkan oleh Jurubicara Tim Kampanye JK-Wiranto Yuddy Chrisnandi.

Tim Kampanye pasangan Mega-Prabowo yang diketuai oleh Theo Sjafei lebih mem-fokuskan kepada fungsi menggerakkan pemilih. Strategi pemenangan Pilpres adalah merupakan campuran antara pencitraan yang didukung platform yang kuat dalam Visi, Misi, dan Program, dengan Rancangan Ekonomi Kerakyatan.

Visi, Misi dan Agenda Pokok masing-masing Pasangan Capres-Cawapres adalah sbb:

Megawati Sukarnoputri-Prabowo:

Visi:
Gotong royong membangun kembali Indonesia Raya yang berdaulat, bermartabat, adil dan makmur.

Misi:
Menegakkan Kedaulatan Rakyat dan kepribadian bangsa
Mewujudkan kesejahteraan sosial dengan memperkuat ekonomi kerakyatan
Menyelenggarakan pemerintahan yang tegas dan efektif

Agenda Pokok Membangun Kembali Indonesia Raya:
Kekayaan negara untuk kemakmuran rakyat
Melaksanakan ekonomi kerakyatan
Membangun kedaulatan pangan dan energi
Menyelenggarakan pemerintahan yang tegas, bersih, dan efektif dalam melayani masyarakat.
Menciptakan manusia Indonesia yang unggul, sehat dan berkepribadian melalui pendidikan, kesehatan dan kebudayaan

Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono:

Visi:
Terwujudnya Indonesia yangsejahtera, demokratis dan berkeadilan

Misi:
Melanjutkan pembangunan menuju Indonesia yang sejahtera
Memperkuat pilar-pilar demokrasi
Memperkuat dimensi keadilan di semua bidang

Misi Utama Pembangunan Nasional 2009-2014:
Pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat
Perbaikan tatakeloal pemerintahan
Penegakan pilar demokrasi
Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi
Pembangunan yang inklusif dan berkeadilan

M. Jusuf Kalla-Wiranto:

Visi:
Indonesia yang adil, mandiri dan bermartabat

Misi:
Tercapainya ekonomi bangsa pkan integrasi yang mandiri, berdayasaing dan berkeadilan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, demokratis dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
Mewujudkan kesejahteraan sosial, ketahanan budaya, dan otonomi daerah yang sehat, efisien, dan efektif untuk lebih memantapkan integrasi nasional yang menjamin kebhinnekaan.
Mewujudkan bangsa yang aman, tenteram, dan damai dengan penegakan hukum dan HAM.
Mewujudkan Indonesia yang dihormati dan disegani oleh bangsa-bangsa lain dalam ekonomi dan politik.

Agenda Kebijakan:
Ekonomi: membangun ekonomi kerakyatan, membangun kedaulatan pangan dan energi, meningkatkan daya saing produk dalam negeri, menciptakan struktur ekonomi nasional yang adil.
Politik dan Hukum: memperkuat sistem presidensiil yang didukung sistem kepartaian yang sederhana, menata kembali fungsi-fungsi lembaga negara, reformasi birokrasi untuk mewujudkan penyelenggara negara yang tangkas, tanggap dan cepat.
Pertahanan dan Keamanan: menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, modernisasi alat utama sistem persenjataan TNI-Polri, peningkatan anggaran pertahanan dan keamanan.
Pendidikan: meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan, meningkatkan penyediaan pendidikan yang terjangkau.
Sosial-Budaya: meningkatkan solidaritas sosial, kesetiakawanan, dan memupuk semangat nasionalisme.
Kesehatan: meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, dokter dan tenaga medis yang memadai bagi daerah tertinggal.
Pemuda dan Olahraga: pengembangan kepeloporan pemuda, peningkatan prstasi olahraga.

Silahkan berikan pilihan Anda, pasangan Capres-Cawapres mana yang menurut Anda yang terbaik untuk memimpin negeri ini untuk 5-tahun mendatang? Rahasia identitas Anda kami jamin, ini Pilpres Online sebagai indikator hasil Pilpres 8 Juli 2009 y.a.d.

Sumber: www.presidenku.com

baca selengkapnya..

Pemilu Capres segera tiba

Pemilu 2009 segera tiba.... bagi semuanya yang sudah baligh.. (baligh disini adalah udah punya hak pilih) diharapkan untuk tidak golput. karena masa depan ditangan anda. jadilah pemimpin yang baik.

nanti anda semua akan memilih salah satu dari calon presiden seperti dibawah ini

  1. JK-WIN ( Jusuf kalla - wiranto)
  2. Mega-Pro ( Megawati - Prabowo )
  3. SBY-Bebudi (Susilo bambang - boediono)
pilihlah sesuai hati nurani anda karena masa depan ditangan anda

baca selengkapnya..

caleg kalah jangan stress dong

Stress memang sering kali terjadi dan selalu menghampiri kita. Baik ketika kita sedang susah atau ketika sedang bahagia stress selalu siap sedia menemani.

Begitu pun dengan para caleg yang terpilih atau para caleg yang tidak terpilih, pasti mengalami stress.

Kalau caleg yang berhasil akan merasa stress karena banyaknya dan bertambahnya tugas, beban melayani rakyat. Begitu pun dengan caleg yang kalah akan stress karena telah berjuang mati matian tapi tetap saja belum berhasil.

Bagi caleg yang kalah dan belum berhasil disarankan jangan dulu stress, karena sangat mengganggu diri sendiri maupun orang lain. Bersikaplah ksatria dan berlapang dada karena itu adalah salah satu cara untuk mengatasi stress.

Jadi, jangan stress dong karena jalan hidup masih panjang dan teruslah berjuang. Mungkin ini adalah suatu proses menuju keberhasilan.



baca selengkapnya..



pada 9 april kita akan mencontreng para calon pemimpin kita. karena banyaknya calon, tentunya kita akan semakin bingung?

tapi gak perlu bingung kok, pilih saja pemimpin yang agamanya kuat aja dan mengerti akan kebutuhan rakyat.

jadi gunakanlah hak pilih anda. dan jangan GOLPUT.


baca selengkapnya..

Pemilu 2009 ini


sebentar lagi kita akan menentukan pemimpin peminpin kita yang akan menentukan masa depan kita, jika para pemimpin itu bertanggung jawab, baik dalam kerjanya. insya Allah kita akan selamat.
jadi tentukanlah pilihan yang mantap, yang kira-kira baik untuk dilaksanakan. karena memilih pemimpin itu jangan sembarangan.
pilihlah pemimpin yang akhlaknya baik, agamanya kuat dan rela sengsara demi kepentingan rakyatnya.

di tahun 2009 ini kita akan menentukan pilihan yang sangat banyak juga yang mana dalam pemilu kita akan memilih calon DPR RI, DPRD I, DPRD II, DPD. setelah semua beres kita akan memilih presiden kita.

gak perlu bingung dalam pemilu kali ini karena banyaknya partai yang ada, banyaknya calon. yang terpenting pilihlah calon yang mengerti akan agama, dan bertanggung jawab

mari kita sukseskan Pemilu 2009 ini

baca selengkapnya..
BM
krelzz